Prestasi

SMA ITP Surabaya Pecahkan Rekor: 40% Siswa Eligible Tembus PTN Ternama via SNBP 2026

06 April 2026
24 views
SMA ITP Surabaya Pecahkan Rekor: 40% Siswa Eligible Tembus PTN Ternama via SNBP 2026
SURABAYA – SMA Intensif Taruna Pembangunan (ITP) Surabaya kembali mengukuhkan posisinya sebagai sekolah pencetak generasi unggul. Di tahun akademik 2026, sekolah yang berlokasi di Surabaya ini mencatatkan prestasi fenomenal dengan meloloskan 21 siswanya ke Perguruan Tinggi Negeri (PTN) favorit melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dan 2 siswa melalui jalur PMDK Poltekkes.

Data menunjukkan efektivitas bimbingan di SMA ITP sangat tinggi. Dari total 52 siswa yang masuk kategori eligible, sebanyak 21 siswa berhasil menembus persaingan ketat SNBP. Jika dipresentasekan, tingkat keberhasilan sekolah ini mencapai 40,71%—sebuah angka yang melampaui rata-rata nasional jalur prestasi.

Para siswa tidak hanya sekadar lolos, tetapi berhasil menembus program studi strategis di kampus-kampus kasta tertinggi di Indonesia, antara lain Universitas Negeri Surabaya (UNESA), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (UNAIR), Universitas Brawijaya (UB), UPN Veteran Jatim, PENS (Politeknik Elektronika Negeri Surabaya), PPNS (Politeknik Perkapalan Negeri Surabaya), UIN Sunan Ampel Surabaya (UINSA), hingga merambah ke luar pulau yakni Universitas Pendidikan Ganesha (Undiksha) Bali.

Kepala SMA Intensif Taruna Pembangunan, Achmad Syaifur Rahman, S.Pd., M.Pd., menyatakan bahwa capaian ini adalah buah dari sistem "pendampingan presisi" yang diterapkan sekolah. "Alhamdulillah, ini adalah kado indah bagi seluruh civitas akademika. Keberhasilan 21 siswa di SNBP dan 2 di Poltekkes ini bukan kebetulan, melainkan hasil kerja keras siswa dan dedikasi guru dalam memetakan minat serta bakat siswa sejak awal masuk," ujarnya. Beliau menambahkan bahwa prestasi ini membuktikan SMA ITP mampu bersaing di level nasional. "Kami tidak hanya mengajar, tapi mengawal masa depan. Kami berharap para alumni ini tetap menjaga integritas dan membawa nama baik almamater di kampus masing-masing."